Sekarang, kita dengarkan beberapa wasiat Nabi.

•           Nabi pernah bersabda, “Belilah kesulitanmu dengan sedekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap kesulitan itu ter-atasi. Kan Nabi yang mengajarkan? Masak Nabi mengajarkan sesuatu yang sifatnya cuma duniawi? Di setiap ajaran Nabi, pas-tilah terdapat sesuatu yang sifatnya ukhrawi.

•           Nabi juga pernah bersabda, “Obatilah penyakitmu dengan sede¬kah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap penyakit itu terobati.

•           Nabi juga pernah bersabda, “Perbanyaklah sedekah, sebab sedekah dapat memanjangkan umur.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap panjang umur.

•           Nabi juga pernah bersabda, “Bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap terhindar dari bala.

•           Khalifah Ali pernah menasihati, “Pancinglah rezeki dengan se¬dekah.” Itu artinya, melalui sedekah, kita boleh berharap rezeki itu datang.

•           Begitu pula dengan Sholat Dhuha dan Sholat Tahajjud. Di mana melalui sholat dhuha dan sholat tahajjud kita boleh berharap reze¬ki, kesehatan, dan kelapangan waktu.

•           Memang, hakikat dari seluruh amalan adalah untuk mendapat-kan ridha Allah. Itu pasti. Namun Anda juga boleh berharap fa-dilah, keutamaan, manfaat, atau dampak dari amalan tersebut. Kami ulangi lagi, kan Nabi yang mengajarkan?

Sumber : Buku “ Percepatan Rezeki “ oleh Ippho “ Right “ Santosa